22 February 2019

Teknologi Canggih Terbaru Tahun 2019 (CES)

Pameran dagang CES kembali menguat di Las Vegas. Sebagian besar nama besar dalam bidang teknologi dan tumpukan perusahaan baru yang belum pernah Anda dengar akan bersaing untuk mendapatkan perhatian selama minggu depan. Beberapa produk mungkin meluncurkan kategori baru.
acara sebelumnya menyajikan pandangan pertama di perekam kaset video (VCR), dioda pemancar cahaya organik (OLED) TV dan tablet Android.

Menurut sumber yang di kutip CNBC Indonesia Consumer Electronics Show (CES), acara tahunan ini, diikuti sekitar 180.000 orang dan 4.500 perusahaan berkumpul di Las Vegas untuk memamerkan inovasi baru.

Kunjungi juga:
Cara Transfer Uang Antar Bank Tanpa Biaya
Tips dan Trik Meremote TV Box Digital Menggunakan Hp/Smartphone 

Acara Ini memang terkenal luar biasa karena banyaknya produk yang dipamerkan dan menjadikannya penentu arah kemana teknologi bergerak. Menurut Steve Koenig, Wakil Presiden Riset Pasar di Consumer Technology Association, mengatakan enam tren yang paling menonjol di CES:

1. Jaringan 5G

Beralih dari teknologi 4G ke 5G mungkin terdengar sudah biasa, tapi bukan itu masalahnya. 5G menjanjikan kecepatan yang lebih besar, kapasitas yang lebih besar dan latensi yang lebih rendah. Ini berarti dapat berfungsi sebagai sistem saraf pusat zaman otonom baru ini.
GQ Magazine melaporkan di CES 2019, perusahaan semikonduktor Qualcomm memamerkan teknologi "beamforming" untuk meningkatkan cakupan 5G. Di mana terdapat tampilan sistem "broadband nirkabel tetap" untuk membawa infrastruktur ini ke daerah-daerah terpencil yang tidak dapat dijangkau kabel fiber optic. Salah satu yang paling penting adalah kita melihat perangkat konsumen akan muncul seperti smartphone 5G.

2. Kecerdasan buatan

Tren selanjutnya di CES 2019 adalah kecerdasan buatan atau biasa disebut artificial intelligence (AI). Acara ini penuh dengan prosesor dan chip yang berfokus pada AI, bersama dengan perusahaan yang menggunakan kit ini untuk menanamkan AI dalam produk mereka untuk meningkatkan pengalaman pengguna.

Misalnya, perangkat TV menggunakan AI untuk mengubah pengaturan gambar tergantung pada kondisi cahaya atau letak penonton, lalu kamera menggunakan AI untuk memantau kualitas gambar. Salah satu dampak yang mungkin terjadi adalah di tahun-tahun mendatang, gagasan 'menyesuaikan pengaturan' mungkin akan terlihat agak kuno.

Asisten digital juga masuk ke banyak gadget. Seperti mobil, soundbars, laptop, set TV dan banyak dari yang ditampilkan di CES sekarang dilengkapi Amazon Alexa atau Google Assistant. Personalisasi pembantu AI ini juga mulai menormalkan perbincangan untuk membuat Anda lebih dekat dengan perangkat Anda.

3. 8K

"Ini tidak akan menjadi CES jika kami tidak menulis bab baru dalam inovasi tampilan layar," kata Koenig merujuk hadirnya televisi 4K, 3D, dan HDR pada acara CES sebelumnya. CES 2019 adalah tentang 8K. Merek-merek seperti Samsung memimpin tren ini, mengingat bahwa 4K baru saja diluncurkan, dan bahwa mata manusia harus bekerja keras untuk mendeteksi perbedaan dalam resolusi lebih tinggi dari 4K.

Bukankah ini agak serampangan? Argumen Koenig adalah masyarakat membutuhkan layar yang semakin besar. Ukuran layar rata-rata pada tahun 2009 adalah 36 inci; pada 2019 itu 48 inci. Jika Anda membeli set 70 inci maka Anda ingin gambar yang bagus, dan 8K akan membantu dengan itu.

4. Augmented Reality

Pastinya, augmented reality (AR) bukanlah hal baru, namun sekarang Ia sudah mulai bergeser dari produk binsis ke produk konsumen. Karena perusahaan mulai melangkah untuk membuat pengalaman AR konsumen lebih baik.

Misalnya, Lenovo dan Vuzix menunjukkan headset baru mereka, sementara perusahaan lain memamerkan "cermin pintar" yang akan digunakan pada toko ritel. Anda tidak lagi harus mencoba pakaian yang sama dengan warna berbeda - cermin hanya bisa mengganti warnanya untuk Anda.

5. Kendaraan tanpa sopir "Level 3"

Sebelumnya, CES telah memamerkan banyak kendaraan self-driving "Tingkat 2" (untuk menggunakan jargon Society of Automotive Engineers ') yang berarti otonomi parsial: pemeliharaan jalur adaptif, katakanlah, atau bantuan parkir.

"Level tiga" merupakan tren inti dari CES 2019. Ini membuat kendaraan berada dalam kendali penuh untuk setidaknya sebagian waktu. Armada mobil dari GM, Ford dan Daimler yang dapat menyetir sendiri akan turun ke jalan pada tahun 2019.

6. Teknologi Tangguh

Kategori luas namun baru yang muncul di CES 2019 adalah apa yang Koenig sebut sebagai "teknologi tangguh". Kota pintar tanpa ketahanan akan sangat rentan. Tidak hanya serangan cyber, tetapi juga tsunami atau gempa bumi.

Jadi, bagaimana Anda menjaga agar penduduk diberi makan, minum, bertenaga, dan hangat jika ada bencana?
sumber: cnbcindonesia

Share This

SD IT Nurul Jannah, adalah sekolah dasar berbasis islam yang merangkum antara pendidikan formal atau umum dengan pendidikan agama secara menyeluruh, sehingga harapan kami nanti, mampu menciptakan generasi yang mandiri, cerdas, serta berahklakul karimah

0 Comments:

Berminat ingin menjadi penulis disini, silahkan kirimkan alamat email anda melalui halaman kontak kami.